Tuesday, May 7, 2013

Keikhlasan Demi Perbedaan


Beragam rasa sesal ingin kutebus
Tapi takut jadinya menghalangi kebahagiaanmu

Terkadang aku sesak melihatmu tertawa
Bukan, karena bukan lagi aku pencipta bahagia itu

Aku memilih pergi untuk membuatmu pergi
Bodoh memang, sebab sakitlah yang senyatanya menemaniku
Bagaikan terhempas badai katrina yang akhirnya buatku sadar
Sadar bahwa perbedaan begitu kokoh memagari

Mungkin hari ini waktu untuk aku terjatuh
Hingga aku paham Tuhan menjadikan kisah ini sebagai kesiapan
Agar lahir rasa baru yang kemudian hidupkan aku lagi

Aku ikhlas kala semilir angin membawamu lenyap dari ingatku
Sebab pada akhirnya aku memohon pada semesta agar bukan kau lagi lentera dalam lelapku
Namun, sebelum hati ini berhenti meneriaki namamu, ketahuilah satu
Aku harus menjadi paku yang rela dibenamkan oleh palu bernama keyakinan

1 comment:

  1. Selalu kagum tiap baca puisi ini.. kapan nulis lagi je?

    ReplyDelete